Bagi anda yang sedang kesusahan untuk kasih nama putra-putri anda, Nama Generator siap membantu anda untuk membuat nama ‘si-kecil’ anda.
Selengkapnya >>
Selengkapnya >>
Mengoptimalkan Perkembangan Motor Bayi 0-12 Bulan
Tahap-tahap Perkembangan Motor Pada dasarnya, yg dimaksud dengan perkembangan motorik adalah prosestumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Secara umum, perkembangan motor dibagi menjadi dua yaitu motor kasar dan motor halus. Motor kasar adalah bagian dari aktivitas motor yg melibatkanketrampilanotot-otot besar. Gerakan-gerakan seperti tengkurap, duduk,merangkak, dan mengangkat leher adalah bagian dari aktivitas motorkasar. Gerakan inilah yg pertama terjadi pada tahun pertama usia anak. Sedangkan motor halus merupakan aktivitas ketrampilan yg melibatkangerakan otot-oto kecil. Menggambar, meronce manik-manik, menulis danmakan adalah contoh beberapa gerakan motor halus. Kemampuan motor halusini berkembang setelah kemampuan motor kasar si kecil berkembangoptimal. Yang perlu diingat, sebagai makhluk kecil yg "tak berdaya", bayi sangattergantung kepada orang lain. Karena itu, dalam perkembangan motorkasarnya, si kecil sangat memerlukan bantuan orang lain, khususnya keduaorang tuanya. A. Usia 0-3 bulan. Sampai kurang lebih usia 3 bulan, gerakan refleks yg memang sudahterjadi pada saat ia masiha da dalam kandungan masih dominan. Ini adalahgerakan di luar kesadaran si bayi, tidak terkoordinasi dan meriupakangerak primitif. Gerak motor kasar ini muncul jika gerak refkleks sikecil telah hilang. Gerakan refleks yg muncul pada bayi adalah :Refleks hisapPerhatikan bila Anda menyentuh putting susu ke ujung mulut bayi, makaotomatis ia akan melakukan gerakan menghisap Refleks genggamBila Anda menyodorkan jari telunjuk kepadanya, si kecil otomatis akanmenggenggam jari Anda Refleks leher (tonic neck refklex)Pada posisi terlentang, jika kepala bayi menoleh ke satu sisi makaterjadi ekstensi atau peningkatan tonus (kekuatan otot) pada lengan dantungkai sisi tersebut Rooting reflexJika pipi bayi disentuh, kepala akan menoleh ke arah stimulus dan mulutterbuka. Ada satu refleks lain yg diperlihatkan bayi pada minggu-minggu pertamakehidupannya, yaitu refleks moro. Berebda dengan refleks lainnya ygtermasuk kategori gerakan motor, refleks moro ini menurut para ahlisebetulnya termasuk reaksi emosional yg timbul dari kemauan ataukesadaran si bayi. Refleks moro ini timbul kalau bayi dikagetkan secara tiba-tiba ataumendengar suara keras, bayi melakukan gerakan refleks, yaitumelengkungkan badan (bagian punggung) dan mendongakkan kepalanya ke arahbelakang. Bersamaan dengan gerakan tersebut, kaki dan tangan bayidigerakkan ke depan. Reaksi sesaat ini biasanya diiringi dengan tangisanyg keras. Tetapi Anda tidak usah khawatir dengan kondisi ini, karenarefleks moro akan hilang dengan sendirinya dalam waktu yg singkat. Pada bulan ke-2 dan 3 gerakan refleks bayi akan mulai menghilang. Kinimulai muncul gerak motor kasar. Gerak ini tentu saja lebih terarah,seperti dapat dilihat pada gerakan otot lehernya. Ia kini dapatmengangkat kepalanya karena otot lehernya semakin kuat. Bila tengkurap,si kecil akan mengangkat kepalanya. Bukan itu saja, bila didudukkan,bayi usia inipun sudah dapat menegakkan kepalanya Tabel : Perkembangan & Rangsangan Motor Bayi Usia 0-3 Bulan Perkembangan motor kasar Rangsangan yg diberikanTangan dan kaki bergerak aktif Mengangkat kepala dalam posisi tengkurap Membaringkan bayi dalamposisi tengkurapDalam posisi tengkurap dapat mengangkat dada (masuk usia 3 bulan)Panggil namanya atau bertepuk tangan sambil tersenyum padanyaKepala tegak ketika didudukkan Melatihnya duduk B. Usia 4-6 bulan Setelah gerak reflek menghilang dan gerak motorik mulai muncul, makaaktivitas si kecil makin bermacam-macam. Pada usia 4 bulan, misalnya, sikecil sudah dapat tengkurap dan terlentang, menumpu badan pada kaki,serta dada terangkat menumpu pada lengan. Di bulan ke-5 usianya, gerakan beyi semakin bervariasi. Otot leher danotot tangan bayi, misalnya, semakin menguat. Ia kini sudah pandaiberputar dengan menggunakan tangannya. Ketika diletakkan terlentang, iamenggunakan tangannya untuk mendorong dna berguling membalikkanbadannya. Bukan hanya berguling. Kini kaki si kecilpun semakin lincahberaktivitas. Ia akan sering menendang, menggeserkan kaki ataumendorong-dorongkan kakinya. Seiring dengan makin lincahnya gerakan kakisi kecil, otot leher dan punggungnya pun menjadi lebih kuat. Mulai usia6 bulan bayi kini mulai belajar duduk tanpa pegangan, walapun untuk iniia masih harus dibantu. Dengan bantuan Anda ia dapat duduk selamabeberapa saat. Pada bulan ke-6 timbul suatu kepandaian lain dari si kecil yg dapatmembuat orang tua merasa "frustasi". Di bulan ke-6 ini ia mulai senangmelempar dan menjatuhkan mainan atau benda-benda yg ada di sekitarnya.Terkadang, bayi menangis karena tidak dapat menemukan benda yg dapatdijatuhkan atau dilemparnya. Kesenangan baru si kecil ini mungkinmembuat anda merasa jengkel karena setiap kali anda memungut benda ygdibuangnya, seletika itu pula ia melemparkannya kembali. Tetapiingatlah, kegiatan ini merupakan cara si kecil untuk mengembangkanpersepsinya terhadap ruang Tabel : Perkembangan & Rangsang Motorik Bayi Usia 4-6 Bulan Perkembangan Motor Kasar Rangsangan yg Diberikan Tengkurap dan terlentang sendiri.Membalikkan badan. Serign meletakkan bayi dalam posisi tengkurapBila si kecil sedang tengkurap, balikkan tubuhnya. Atau sebaliknya, bilaia telentang balikkan badannya hingga ia tengkurapMenumpu badan pada kaki bila dipegang pada ketiak (diberdirikan) Melempar atau menjatuhkan benda-benda yg dapat digenggamnya.Bisa duduk sendiri tanpa pegangan. Beri mainan dari plastik ygdapat digenggam, dilempar dan dijatuhkan, seperti mainan berbunyi ygtidak mudah pecah, kubus-kubus kayu, cangkir plastik atau bolaBisa duduk sendiri tanpa pegangan Dudukkan anak di pangkuan denganmenghadap keluar dan bersandar pada perut Anda. Lalu, pegang mainan(kerincingan) pada jarak penglihatannya. Usahakan agar si kecil tertariksehingga ia berusaha meraihnya. Bila ia tertarik dan ingin meraihkerincingan tersebut, jauhkan si kecil sedikit demi sedikit sampai sikecil tidak bersandar lagi C. Usia 7-9 bulan Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokongserta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akanmeloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya. Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dariorang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesotsepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang"berjalan" kesana kemari. Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari keduaorangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulaidapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiriini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadisenang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatanotonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat. Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannyabertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapatmenahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalusambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untukberdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan. Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambilberpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikutioleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untukduduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpapengawasan. Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakinpintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkanserta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giatmelatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring denganlatihan jalannya bayi juga semakin "aksi" memperlihatkan kepandaianmerangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8. Tabel : Perkembangan & Rangsan Motor Bayi Usia 7-9 Bulan Perkembangan Motor Kasar Rangsangan yg diberikanBila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akanmeloncat-loncat. Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya Sering-seringlahia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut tungkainya akan bengkokatau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untukmenahan berat badannyaBayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada mejaatau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping Merangkak Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya. Selain duduk tanpadibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisiberdiri Beri meja atau bangku yang rendah Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiriuntuk melatihnya berdiri Melatihnya merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (danbersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si keciltertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bolatersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujiandan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitarrurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak. Si kecil mulai belajar berjalan Sering-seringlah melatih si kecil jalandengan cara memegang kedua tangannya lalu biarkan ia melangkahkankakinya selangkah demi selangkah dan bimbing ke suatu tempat. Bericiuman pada pipi si kecil bila ia berhasil sampai di "tempat tujuan"agar lebih bersemangat lagi berlatih jalanDuduk tanpa bantuan D. Usia 10-12 bulan Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makinberkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol padausia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecilsemakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan padaperabot rumah tangga. :Jatuh bangun" adalah hal yg biasa yg akan dialamibayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. Oleh karena itu, sekalilagi, keamanan di sekitar anak harus terjaga. Di usia 10 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa bantuan. Denganmenggunakan kekuatan otot lengan dan bahunya si kecil juga mulai mampumembangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri. Semua ketrampilan ini bisadilakukan bayi karena ia semakin pandai mengontrol otot punggung danbahu. Selain membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri si kecil jugasenang melakukan aktivitas bangkit dari duduk untuk kemudian dudukkembali. Mulai usianya yg ke-11 bulan, yg paling menonjoldalam kemampuan motorkasar si kecil adalah dapar berdiri sendiri dalam waktu kurang lebih 2detik. Pada saat ini tampaknya si kecil suka berdiri tanpa bantuanapapun. Hal ini terjadi karena kontrol dirinya akan keseimbangan semakinberkembang, sehingga membuat si kecil terbiasa berdiri di atas keduakakinya. Dalam melakukan aktivitas berlatih berdri tanpa bantuan ini, si kecilakan meluruskan tungkainya dari posisi tengkurap atau duduk. Lalu iaakan mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada kedua telapak tangannya.Kesenangan barunya ini membuat bayi "malas" untuk duduk kembali.Kalaupun ingin kembali ke posisi duduk, ia akan berpegangan apda meja.Lagipula si kecil kini sudah dapat berdiri tegak 900 secara gagah dandilanjutkannya denganberjalan dua tiga langkah yg akan dicobanya lagiterus menerus untuk meyakinkan dirinya, bahwa ia sekarang dapat menapakdunia tanpa bantuan siapapun. Selain sudah dapat berdiri sendiri, si kecil kini akan menjadi tukangpanjat. Sekarang ia akan mencoba memanjat barang-barang yg tampaknyamenarik untuk didaki seperti meja, kursi dan tangga. Jika menemukanbarang yg dapat dipanjat dengan lincah si kecil akan memanjatnya. Olehkarena itu jangan tinggalkan si kecil memanjat tanpa pengawasan. Memasuki usia 12 bulan sebagian besar bayi telah siap untuk jalan walaukelihatan masih limbung. Berjalan merupakan pengalaman baru yg amatmengasyikkan. Namun kadang-kadang si kecil memilih merangkak ketikabermain, mungkin karena aktivitas ini dapat membuatnya bergerak lebihcepat. Berjalan merupakan aktivitas yg memukau dan dianggap oleh banyak orangsebagai satu tonggak bersejarah dalam perkembangan fisik anak. Dapatberjalan merupakan pencapaian puncak dari aktivitas motor kasar. Tabel : Perkembangan & Rangsangan Motor Bayi Usia 10-12 Bulan Perkembangan Motor Kasar Rangsangan yg diberikanBangkit untuk berdiri Bangkit lalu duduk Dudukkan bayi di permukaan seperti lantai ataukasur, dan biarkan ia mencoba sendiri untuk berdiri atau bangkit untukkemudian duduk sendiriMulai mampu memanjat ketinggian 15-30 cm Berdiri tegak 900 di tempat dalam waktu sekitar 2 detik tanpa peganganDudukkan bayi di lantai dan beri mainan yg disukainya. Ambil mainantersebut dan letakkan di tempat yg lebih tinggi. Usahakan ia melihatmainan tersebut dipindahkan dan katakan "Ambil nak", sambilmenepuk-nepuk tempat tersebut. Anak akan berusaha meraih mainan tersebutdengan merambat, lalu memanjat tempat tinggi tersebut. Dampingi anakdari belakangsambil beri dorongan. Jika ia menemukan kesulitan bantudengan mendorong pantatnya.Mulai dapat berjalan walau masih 2-3 langkah dan kemudian jatuh terdudukkaerna keseimbangannya belum sempurna. Ketika sudah meulai berjalan, langkah si kecil masih limbung. Sudah dapat berjalan. Kadang-kadang walaupun sudah dapat berjalan si keicl masih sukamerangkak, karena aktivitas ini berlangsung lebih cepat, ap jika iamenginginkan sesuatu benda yg jauh untuk dijangkaunya Sekali-kaliajaklah si keicl berjalan di luar ruangan, misalnya di halaman rumahatau taman. Ia membutuhkan ruang yg luas untuk mencoba kaki-kakinyabergerak lincah. Biarkan ia menjelajah ruangan dengan kakinya tanpa dipegang, yg pentingawasi agar ia tidak membentur benda keras seperti ujung meja Tiap Anak Berbeda Sebagai orang tua hal penting yg harus anda sadari adalah bahwakemampuan motor kasar setiap anak berbeda. Memang sebagian besar anaksudah dapat berjalan pada usia 12 bulan, misalnya. Akan tetapi bukantindak mungkin ada anak yg sudha dapt berjalan dengan baik saat berusia8 bulan, atau sebaliknya, ada anak yg baru dapat berjalan pada usia 14bulan. Yang penting anda amati dalam fase berjalan ini adalah, anakbanyak melatih dirinya sendiri sebelum belajar berjalan. Misalnya sajadi usia 10 bulan ia sudah dapat melangakkan kakinya sambil tangannyaanda pegang (fase latihan berjalan). Itu artinya ia memiliki kemampuanuntuk dapat berjalan. Hanya saja, mungkin ia membutuhkan waktu lebihbanyak dari anak lainnya untuk sampai pada tahap proses berjalan tanpabantuan. Memang hal yg sulit untuk membedakan apakah perkembangan motor kasar sikecil sudah termasuk mnormal atau tidak, karna laju perkembangan setiapanak berbeda. Yang penting bagi anda adalah, memantau perkembangan motoranak, apakah terlambat atau sesuai jadwal Bila ada keterlambatan maka hal inilah yg perlu diperhatikan denganseksama. Karena ada kemungkinan jika perkembangan motor anak sudahterlambat sejak awal, maka keterlambatan itu akan merembet padaperkembangan motor lainnya. Misalnya saja bayi berusia 5 bulan masihmengepalkan tangannya saat digendong dan membanting-bantingkan dirinyake belakang, curigailah bawah hal ini bukan keterlambatan yg normal. Jika Perkembangan Motor Terlambat Sebenarnya anda dapat mendeteksi keterlambatan motorik aksar anak.Gejala-gejala tersebut antara lain : a. Bayi terlalu kaku atau terlalu lemah Perhatikanlah apabila si kecil terus berbaring tanpa melakukan gerakanapapun serta kepalanya tidak dapat diangkat saat digendong. Inimenunjukkan motorik aksar si kecil terlalu lemah. b. Gerak anak kurang aktif Perhatikan bila gerak anak kurang aktif jika dibandingkan dengan anaksebayanya. Misalnya pada usia 6 bulan belum dapat tengkurap. Kapan Kita Perlu Waspada ? a. Ukuran kepala abnormal Anak yg kepalanya terlalu besar atau terlalu kecil dibandingkan dengananak sebayanya. Misalnya kasus Hidrosefalus (cairan menimbun dalam otak)atau mikrosefalus (kepala kecil akrena otak tidak tumbuh denganmaksimal) b. Proses persalinan tidak mulus Proses kelahiran sulit misalnya persalinan macet (bayi tidak dapatkeluar sehingga bayi tidak langsung menangis) ini juga dapat menggangguperkembangan motor kasar si kecil Penyebab keterlambatan motor kasar. Penyebab ketelambatan motor kasar, menunjukkan adanya kerusakan padasusunan saraf pusat seperti Celebral Palsy (gangguan sistem motorik ygdisebabkan oleh kerusakan bagian otak yg mengatur otot-otot tubuh),perdarahan otak, benturan (trauma) kepala yg berat, adanya kelainansumsum tulang belakang, penyakit saraf tepi, atau Poliomielitis ygmenyebabkan kelumpuhan, dan terakhir Distrofia Muskulorum atau penyakitotot. Faktor pengahambat lainnya. Selain berbagi penyebab keterlambatan motorik kasar anak, ada jugafaktor-faktor yg dapat mengahambat motorik aksar anak, yaitu : Trauma di kepala, misalnya akibat kelahiran yg sulitAnak yg memiliki intelegensia rendahKelahiran prematur Anak kekurangan gizi sehingga otot-otot tubuhnya tidak berkembang denganbaik dan ia tidka memiliki tenaga yg cukup untuk melakukan aktivitas Anak yg sangat behati-hati ketika belajar berjalan. Anak takut jatuhatau cedera, padahal ia sudah dapat berjalan sambil dipegang tangannya.Tetapi kalau pegangannya lepas si kecil akan mogok berjalan dan langsungduduk. Orangtua yg terlalu protekftif (melindungi) sehingga menghambat anakuntuk melatih ketrampilan motorik kasarnya. Cara Mengatasi Keterlambatan Jika memang ditemukan adanya keterlambatan dalam perkembangan motorkasar si kecil, harus segera ditelusuri penyebabnya sebelum menentukanapa yg harus dilakukan. Bila penyebabnya karena masalah perbedaan polaasuh (terhadap jenis kelamina anak) atau orangtua yg terlalu protekftif,maka pertama-tama yg harus diubah adalah sikpa orang tua. Orang tuaharus membiarkan anak bergerak bebas sebatas tidka membahayakan sikecil. Dengan upaya ini si kecil semakin terpicu untuk melatih semuatahap perkembangan motor kasarnya. Tetapi kalau penyebab keterlambatan tersebut karena kelainan tubuhtertentu maka harus dikonsultasikan dengan dokter anak. Berbagaikelainan tersebut misalnya otot yg tidak berkembang secara optimal ataukarena adanya gangguan saraf tepi, kelainan sumsum tulang belakang,kurangnya tenaga untuk beraktivitas, ukuran kepala bayi yg abnormalserta kerusakan susunan saraf pusat. Melalui berbagai pemeriksaan dokterdapt mendiagnosa penyebabnya dan mengatasi gangguannya. Selain kedua hal di atas masalah keterlambatan perkembangan motor kasarsi kecil dapat pula disebabkan kurangnya ia bergerak atau kurangnyarangsangan. Kalau hal ini yg terjadi tata laksana yg dapat dilakukanadalah dengan rehabilitasi medik antara lain melalui fisioterapi.Fisioterapi dapat menajdi salah satu alternatif jalan keluar yaitudengan melatih otot-otot tubuh si kecil sehingga kemampuan motorkasarnya diharapkan berkembang optimal. Untuk menjadi manusia yg sempurna sejak dalam kandungan bayi mengalamiproses tumbu kembang yg kompleks. Dan hal ini berlangsung tahp demitahap seiring dengan bertambahnya usia seorang anak. Bisa saja tahapanperkembangan motor anak tidak sesuai dengan perkembangan normal. Karenapertumbuhan dan perkembangan setiap anak memang tidak sama, tetapiseperti diketahui, keterlambatan ini ada yg tergolong normal, sebaliknyaada yg tidak. Bila masih tergolong normal dengan lingkungan yg mendukungatau rangsangan yg tepat maka keterlambatan ini bisa dikejar. Tapi bilaketerlambatannya karena suatu kelainan maka anak harus mendapatpenanganan yg tepat. Oleh karena itu disinilah peran penting orang tua untuk memantau danmemperhatikan perkembangan anak tahap demi tahap. Dengan demikian bilaada kelainan dapat segera diketahui dan ditangani secara cepaat dantepat. Sumber : Bonus buklet majalaha Ayahbunda 2002.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar